AI Policy

Kebijakan Integritas & Teknologi

Kebijakan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan

Policy on the Use of Generative Artificial Intelligence (AI)

Jurnal Mahasiswa Informatika dan Desain (JURMASIN) • Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Pedoman: Committee on Publication Ethics (COPE) • Frekuensi: 2 kali setahun • Sistem: Open Journal Systems (OJS 3.x) • Lisensi: Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0)

1. Pendahuluan dan Landasan Etik

Perkembangan teknologi Generative Artificial Intelligence (AI) dan Large Language Models (LLM) membawa peluang efisiensi sekaligus tantangan baru terhadap integritas karya tulis ilmiah, perancangan perangkat lunak, dan aset desain visual. Jurnal Mahasiswa Informatika dan Desain (JURMASIN), yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Komputer dan Desain, Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma, menetapkan kebijakan ini untuk memberikan batasan yang transparan, bertanggung jawab, dan terstandar sesuai pedoman Committee on Publication Ethics (COPE).

Prinsip utama yang dianut JURMASIN adalah bahwa kecerdasan buatan merupakan instrumen pendukung (tool), bukan entitas pencipta atau pemegang tanggung jawab intelektual. Seluruh akuntabilitas atas kebenaran fakta, orisinalitas analisis, validitas kode sumber, dan kepatuhan hak kekayaan intelektual sepenuhnya berada pada penulis manusia.

2. Ketentuan Kepengarangan (Authorship Non-Eligibility)

Alat Berbasis AI Tidak Memenuhi Kualifikasi sebagai Penulis

Perangkat lunak AI generatif, model bahasa besar (LLM), maupun algoritma generator visual tidak dapat didaftarkan sebagai penulis (author) atau rekan penulis (co-author). AI tidak memiliki kapasitas hukum untuk menyetujui pengajuan naskah, memegang hak cipta, memahami potensi konflik kepentingan, maupun memikul tanggung jawab etis atas keaslian dan integritas isi artikel yang diajukan ke JURMASIN.

3. Panduan Pemanfaatan AI bagi Penulis (Authors)

Dalam penyusunan naskah di bidang informatika dan desain, batasan penggunaan AI diatur sebagai berikut:

Penggunaan yang Diizinkan

  • Penyempurnaan tata bahasa, keterbacaan, dan gaya bahasa naskah.
  • Penyusunan kode program bantu (code assistance) atau skrip pengujian, sepanjang penulis menguji, memverifikasi, dan memahami fungsinya secara utuh.
  • AI sebagai objek penelitian primer (misalnya perancangan model image processing, algoritma klasifikasi data mining, atau evaluasi model LLM).

Penggunaan yang Dilarang

  • Memproduksi teks naskah substansial secara otomatis tanpa keterlibatan penulisan kritis dari penulis.
  • Membuat, memanipulasi, atau merekayasa data primer penelitian, hasil kuesioner, log pengujian sistem, atau bukti visual (fabrikasi/falsifikasi).
  • Menghasilkan sitasi atau referensi fiktif (hallucinated references).
  • Menggenerasi aset desain visual atau antarmuka karya orang lain yang melanggar hak cipta asli.

4. Kewajiban Deklarasi Transparansi pada Naskah

Apabila penulis memanfaatkan perangkat AI generatif dalam proses penyusunan naskah, pembuatan prototipe desain, atau bantuan penulisan kode, penulis wajib mencantumkan bagian khusus "Pernyataan Pemanfaatan AI" (AI Usage Statement) sebelum daftar pustaka:

Contoh Format Deklarasi:
"Dalam proses penulisan naskah ini, para penulis memanfaatkan [sebutkan nama perangkat/model AI, versi, dan pengembang] untuk [jelaskan tujuan penggunaan secara spesifik, misalnya: penyempurnaan keterbacaan bahasa teks pada Bab 3 / optimasi fungsi algoritma pengujian]. Penulis telah memeriksa, memvalidasi, dan menyunting seluruh luaran yang dihasilkan serta memikul tanggung jawab penuh atas substansi dan kebenaran isi naskah akhir."

Catatan: Pemanfaatan alat bantu pemeriksa ejaan atau tata bahasa dasar (seperti pemeriksa ejaan bawaan Microsoft Word) tidak memerlukan deklarasi formal.

5. Kebijakan bagi Penelaah (Reviewers) dan Editor

  • Perlindungan Kerahasiaan Naskah: Penelaah dan editor dilarang keras mengunggah naskah yang belum diterbitkan (termasuk draf artikel, berkas lampiran, atau kode sumber) ke dalam sistem AI generatif publik atau pihak ketiga yang tidak terverifikasi privasinya, guna mencegah kebocoran kekayaan intelektual penulis.
  • Penyusunan Catatan Evaluasi yang Autentik: Penelaah tidak diperkenankan menggunakan AI untuk menyusun rekomendasi dan laporan telaah secara otomatis tanpa pembacaan dan analisis kritis langsung oleh penelaah yang bersangkutan.
  • Independensi Keputusan Editorial: Seluruh keputusan evaluasi kelayakan naskah harus bersumber dari pertimbangan intelektual murni dewan editor dan penelaah ahli.

Penegakan Kebijakan dan Konsultasi Redaksi

Naskah yang terbukti menggunakan konten buatan AI secara tidak jujur, memuat fabrikasi data berbasis kecerdasan buatan, atau tidak menyertakan deklarasi wajib akan ditindaklanjuti sesuai dengan Kebijakan Dugaan Pelanggaran Etika Penelitian JURMASIN, termasuk penolakan naskah atau pencabutan artikel (retraction).

Dewan Redaksi JURMASIN
Fakultas Ilmu Komputer dan Desain • Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya)
Alamat Kantor: [Isi Alamat Kampus / Gedung Fakultas Unsurya, Jakarta Timur, DKI Jakarta, Indonesia]
Surat Elektronik Resmi: [email-editorial-jurmasin@unpasau.ac.id]
Laman Web: [URL_PORTAL_OJS_JURMASIN]

© Jurnal Mahasiswa Informatika dan Desain (JURMASIN) • Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Dokumen kebijakan dan naskah terbitan didistribusikan di bawah lisensi resmi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).